AYO PESAN SEKARANG JUGA LAZIESS NUGGET JAMUR TIRAM - MESSAGES 089610601897

Sunday, October 20, 2013

Latar Belakang Pembuatan Nugget



Seiring dengan terus berkembangnya kemajuan teknologi di era globalisasi ini ikut merubah gaya hidup masyarakat. Termasuk pola konsumsi masyarakat yang cenderung memilih makanan yang bersifat praktis, ekonomis, dan cepat saji. Perubahan gaya hidup tersebut menjadikan peluang bagi para produsen untuk memenuhi keinginan masyarakat dengan menciptakan produk-produk makanan siap saji yang mudah untuk dikonsumsi. Beberapa contoh produk olahan siap saji yang beredar di masyarakat diantaranya adalah nugget, sosis, kornet, dan bakso.             
Kesaradaran akan pentingnya hidup sehat yang terus meningkat membuat masyarakat lebih selektif dalam memilih makanan. Sementara banyaknya makanan siap saji yang beredar di pasaran belum mampu memenuhi kebutuhan konsumen untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan praktis. Hal tersebut juga yang menuntut para produsen harus lebih kreatif dalam  menciptakan produk olahan yang sehat dan praktis yang aman dikonsumsi jangka panjang oleh para konsumennya.
Salah satu makanan siap saji yang sehat dan praktis adalah nugget jamur. Nugget jamur merupakan produk olahan yang berbahan dasar jamur tiram putih yang diolah dengan bahan dan bumbu alami lainnya tanpa menggunakan bahan pengawet. Nugget jamur dapat dijadikan camilan ataupun menu utama. Selain itu nugget jamur juga aman dikonsumsi untuk para vegetarian. Keunggulan nugget jamur dengan nugget ayam lainnya terletak pada khasiat dan gizi yang terkandung pada bahan utamanya. Berbeda dengan nugget ayam yang memiliki kadar lemak yang cukup tinggi dan serat yang rendah, nugget jamur tiram tidak menyebabkan kolesterol sehingga aman dikonsumsi oleh tubuh ataupun dikonsumsi oleh orang yang sedang diet. Kadar serat yang tinggi membantu memaksimalkan kerja organ pencernaan tubuh serta kandungan protein yang terdapat pada nugget jamur cukup untuk mensubtitusikan protein hewani yang diperlukan untuk tubuh. Rasa dari nugget jamur mampu bersaing dengan nugget ayam lainnya, karena jamur tiram putih dapat mewakili tekstur daging ayam.
Pemilihan bahan baku menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan produk berkualitas. Jamur tiram putih (Pleurotus Osreatus) adalah makhluk hidup yang termasuk dalam kelompok jamur kayu yang memperoleh nutrisi dari bahan organik mati yang telah mengalami pelapukan atau penguraian. Selain gizi dan rasanya yang lezat, jamur tiram dipilih menjadi bahan baku utama pengolahan nugget jamur karena khasiat yang terkandung dalam jamur itu sendiri. Jamur tiram putih dipercaya berkhasiat sebagai anti bakteri, antivirus, antioksidan, antitumor, menormalkan tekanan darah, menurunkan  kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh, menguatkan syaraf dan dapat untuk mengurangi stress. Kandungan senyawa pleuran pada jamur tiram putih berkhasiat sebagai antitumor, menurunkan kolesterol, serta bertindak sebagai antioksidan. Adanya polisakarida (Beta D-Glucans) berkhasiat sebagai antitumor, antikanker, antivirus, antijamur, antibakteri dan dapat meningkatkan system imun tubuh.
Dalam industri pasar saat ini nugget jamur berada pada posisi penetrasi pasar, dimana permintaan pasar belum tersedia. Usaha yang masih berkembang ini menjadikan banyaknya kesempatan untuk merebut pangsa pasar. Peluang usaha nugget jamur ini sangat terbuka lebar karena pesaing yang tergolong masih langka di pasaran. Keunggulan lain dari menjalankan usaha nugget jamur ini adalah biaya yang dikeluarkan kecil tetapi mampu menyajikan produk yang nilai ekonomisnya tinggi. Untuk usaha nugget jamur ini sendiri tidak perlu mengkhawatirkan untuk kesulitan memperoleh bahan baku, karena jamur tiram itu sendiri mudah untuk kembangbiakkan sehingga saat ini banyak orang yang mengembangkan jamur tiram putih. Kelangsungan usaha nugget jamur ini sangat potensial kedepannya. Berdasarkan hal tersebut maka kami merencanakan untuk menjalankan usaha pembuatan nugget jamur tiram. Nugget yang kami buat adalah nugget sehat yang higienis yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan para konsumen.

No comments:

Post a Comment